Biru malam di satu sudut kota
Tertawa sambil bercerita
Tentang lalu, kini, dan nanti
Terang lampu di pikuk jalanan
Sungging senyuman dan kisah
Kian memahami tanpa disadari
CORETAN DAN PENSIL : Rangkuman mimpi kecil anak kelas tiga SMA yang jarang mencatat di kelas, minim kosakata, kurang peka merangkai kalimat, datar dalam melontar bahasa, namun bercita-cita menjadi penulis. Hasil terakhir yang tergolong (kurang) bisa dibanggakan: Buku hariannya yang terisi dua lembar saja dan kosong kebelakangnya.
Tuesday, August 31, 2010
Thursday, August 26, 2010
Menulis
Saya menulis ketika saya mau dan sederhananya jika saya tidak mau maka tidak ada tulisan.
Saya menulis ketika saya diam dan jika saya berkata terlalu banyak saya tidak akan berkelakar lebih jauh lewat menulis.
Saya menulis ketika saya mengantuk.
Saya menulis ketika saya tidak mengetahui apa yang akan saya tulis.
Saya menulis, bagi saya menulis itu...
Saya menulis ketika saya diam dan jika saya berkata terlalu banyak saya tidak akan berkelakar lebih jauh lewat menulis.
Saya menulis ketika saya mengantuk.
Saya menulis ketika saya tidak mengetahui apa yang akan saya tulis.
Saya menulis, bagi saya menulis itu...
Subscribe to:
Comments (Atom)