Hey,
Salamku untukmu
Ini hanya untukmu
Senyumku buatmu
Memang tak lain cuma kamu
Ahh, kau ini bisa saja
Hanya bikin besar kepala
Jika tak percaya tak apa
Perlahan bergerak adanya
Hey,
Selamatku padamu
Hanya untukmu
Selamat atas lahirmu
Selamat untuk hidupmu
Untuk siang dan malam yang bergilir datang
Untuk dendang dan alun yang beriringan
Untuk tawa dan pilu yang tak terpisahkan
Untuk apapun itu dan kau tetap bertahan
Coretan dan Pensil
CORETAN DAN PENSIL : Rangkuman mimpi kecil anak kelas tiga SMA yang jarang mencatat di kelas, minim kosakata, kurang peka merangkai kalimat, datar dalam melontar bahasa, namun bercita-cita menjadi penulis. Hasil terakhir yang tergolong (kurang) bisa dibanggakan: Buku hariannya yang terisi dua lembar saja dan kosong kebelakangnya.
Tuesday, December 3, 2019
Saturday, December 22, 2018
Dalam Langit Budapest
Di atas langit Budapest
Di tengah gumpalan awan
yang berarak
Terbang ke penjuru barat
Lintasi cakrawala
Menjauhi Sang Fajar
Perutku bergejolak
Bertumbukkan dengan angin luar
Yang dingin, yang beku
Ku lihat ke sebelahku
Hanya pantulan diri
Dari cahaya gelap, sekenanya
Mana daratan?
Mana kenyataan?
Telinga pekak kusumbat
Burung besi ini menukik
Cukup tajam, memburu
Ah!
Suara wanita memecah udara
Mengalun sayup
Daratan telah dekat, rayunya
Kenyataan di hadapan, terangnya
Aku telah mendarat
di hamparan kenyataan
Budapest - Frankfurt
22 Des 2018
Friday, December 21, 2018
Sekeliling Atas Pijakku
Lautan lampu berpendar
Di atasku
Tak buat terang dunia
Ratusan jiwa melintas
Di hadapanku
Tak bisa ciptakan ramai
Pelbagai ragam dan aneka
Di sekelilingku
Tak ada hardirkan warna
Bisikan sayup mendayu
Di belakangku
Hanya munculkan sembilu
Bertahta batu marmer
Di pijakku
Tak ayal sajikan nyaman
Lantas, apa yang kau cari?
Ilalang di padang rumput?
Peluh di dahi dan bau matahari?
Apa yang kau mau?
Tantangmu menyeru
Bukan semua itu, kutahu.
Jadi, apa yang kau ingini?
Percikan air di sore hari
Kala kabut turun menderu
Dan rintik hujan menyapa malu
Saat itu, saat damaiku
Ketika itu, sunyi tanpa kelabu
Cukup untukku mengisi kosong
Di sisi atas, depan, belakang,
Dan sekelilingku
22.18
Muscat, Oman
Di atasku
Tak buat terang dunia
Ratusan jiwa melintas
Di hadapanku
Tak bisa ciptakan ramai
Pelbagai ragam dan aneka
Di sekelilingku
Tak ada hardirkan warna
Bisikan sayup mendayu
Di belakangku
Hanya munculkan sembilu
Bertahta batu marmer
Di pijakku
Tak ayal sajikan nyaman
Lantas, apa yang kau cari?
Ilalang di padang rumput?
Peluh di dahi dan bau matahari?
Apa yang kau mau?
Tantangmu menyeru
Bukan semua itu, kutahu.
Jadi, apa yang kau ingini?
Percikan air di sore hari
Kala kabut turun menderu
Dan rintik hujan menyapa malu
Saat itu, saat damaiku
Ketika itu, sunyi tanpa kelabu
Cukup untukku mengisi kosong
Di sisi atas, depan, belakang,
Dan sekelilingku
22.18
Muscat, Oman
Wednesday, December 19, 2018
Sayang
Malam masih panjang
Kataku
Tidak sayang, sudah habis waktu
Katamu
Mengapa haru biru
Tanyaku
Bukan sayang, hanya rasa ngilu
Jawabmu
Akan banyak jalan
Kataku
Tidak sayang, aku cukup ragu
Katamu
Jangan engkau gundah
Risauku
Baik sayang, kuhapus gelisah
Tenangmu
Nikmati saja senyap
Kataku
Tidak sayang, cepat ambil sikap
Katamu
Engkau akan senang
Lirihku
Sayang, lekaslah kau pulang
Pintamu
Sunday, August 26, 2018
Hidup
Hidup itu tak mudah diterka
Kadang bolanya ada di kita
Kadang ada pada mereka
Hidup itu sungguh penuh tanya
Tentang yang akan terjadi
Dan tentang apa akibatnya
Hidup tidak selalu sama
Dia paksa kita untuk belajar
Dia minta kita untuk bersabar
Bicara tentang hidup
Akan banyak terka dan tanya yang tak sama
Akan ada kita yang salah untuk akhirnya belajar
Akan ada mereka yang membuat lebih sabar
Kadang bolanya ada di kita
Kadang ada pada mereka
Hidup itu sungguh penuh tanya
Tentang yang akan terjadi
Dan tentang apa akibatnya
Hidup tidak selalu sama
Dia paksa kita untuk belajar
Dia minta kita untuk bersabar
Bicara tentang hidup
Akan banyak terka dan tanya yang tak sama
Akan ada kita yang salah untuk akhirnya belajar
Akan ada mereka yang membuat lebih sabar
This will also change
Summer is so bright
The sun gives the warmth we’re craving for
People go out for a picnic
Wearing their shades and shorts
Little we know that it is meant to change?
Then it comes the autumn
That turns leaves gold and orange
They start dancing, falling
The wind whispers outside the window
Have we realised that this will also change?
The winter is here
Too cold for just opening up the door
So we prefer to be at home
And wrapped up inside a comfy throw
Don’t we know that this is not forever?
Just like those three above
Spring also provides us with hope
That the naked tree will grow
And the flowers will bloom
So we understand that this shall change too.
The sun gives the warmth we’re craving for
People go out for a picnic
Wearing their shades and shorts
Little we know that it is meant to change?
Then it comes the autumn
That turns leaves gold and orange
They start dancing, falling
The wind whispers outside the window
Have we realised that this will also change?
The winter is here
Too cold for just opening up the door
So we prefer to be at home
And wrapped up inside a comfy throw
Don’t we know that this is not forever?
Just like those three above
Spring also provides us with hope
That the naked tree will grow
And the flowers will bloom
So we understand that this shall change too.
Monday, May 14, 2018
Someone who teaches
There was someone
who taught you how to serve
There was someone
who taught you to speak the words
There was someone
who taught you how to be proud
There was someone
who taught you to stay or to leave
There was someone
who taught you how to wait
There is someone
who teaches you to be honest to yourself
who teaches you to be kind
whose love is abundant.
There will always be someone, no?
who taught you how to serve
There was someone
who taught you to speak the words
There was someone
who taught you how to be proud
There was someone
who taught you to stay or to leave
There was someone
who taught you how to wait
There is someone
who teaches you to be honest to yourself
who teaches you to be kind
whose love is abundant.
There will always be someone, no?
Fear you proud
Fear won’t take you anywhere
It stops you from growing,
unables you to think,
discourages your hopes,
silences your words
It keeps you tremble
Shaking
Proud won’t take you far
It kills your humility,
consumes your kindness,
spreads the unpleasant vibes,
pushes you outward
It ceases the reflection
Dull
I am fear
I am too proud
I should listen more
To the whisper of the heart
To the wisdom of the art
To the weave of the air
Who teaches us not to be fear nor proud
It stops you from growing,
unables you to think,
discourages your hopes,
silences your words
It keeps you tremble
Shaking
Proud won’t take you far
It kills your humility,
consumes your kindness,
spreads the unpleasant vibes,
pushes you outward
It ceases the reflection
Dull
I am fear
I am too proud
I should listen more
To the whisper of the heart
To the wisdom of the art
To the weave of the air
Who teaches us not to be fear nor proud
Thursday, May 10, 2018
Resah
Bolehkah ku resah?
Wajarkah jika kalut?
Asa dan rasa teraduk-aduk.
Mereka bercampur.
Baur.
Kau boleh resah.
Wajar jika kalut.
Tak apa asa itu tinggi.
Tak apalah rasa itu muncul dan pergi.
Asal kau mengerti.
Kalau ku takkan lari.
Kamis sepi.
Wajarkah jika kalut?
Asa dan rasa teraduk-aduk.
Mereka bercampur.
Baur.
Kau boleh resah.
Wajar jika kalut.
Tak apa asa itu tinggi.
Tak apalah rasa itu muncul dan pergi.
Asal kau mengerti.
Kalau ku takkan lari.
Kamis sepi.
Thursday, January 12, 2012
Awal dan Akhirnya
Dan kita tertawa dengan hati
Tertawa dan tertawa lagi
Dan kita saling menatap
Tatapan lekat nan hangat
Dan kita bercerita
Cerita lama, asa, dan cinta
Dan kadang kita terdiam
Diam penuh arti yang dipendam
Dan akhirnya kita merasa
Rasakan realita dan kita dewasa
Tertawa dan tertawa lagi
Dan kita saling menatap
Tatapan lekat nan hangat
Dan kita bercerita
Cerita lama, asa, dan cinta
Dan kadang kita terdiam
Diam penuh arti yang dipendam
Dan akhirnya kita merasa
Rasakan realita dan kita dewasa
Subscribe to:
Comments (Atom)